RT36 RW09 KELURAHAN PATEHAN KECAMATAN KRATON YOGYAKARTA
 
 
Teknologi Mandiri Warga Kampung sebagai Persiapan Menuju Demokrasi Terintegrasi

Teknologi Mandiri Warga Kampung sebagai Persiapan Menuju Demokrasi Terintegrasi adalah judul yang sukses membawa kami ke posisi 3 besar Popular Research Competition, Pekan Komunikasi UI 2012. Tema yang ditawarkan dalam kompetisi ini adalah New Media, sedangkan sub tema yang kami angkat untuk mengikuti kompetisi ini adalah demokrasi di media baru. Awalnya kami ingin meneliti efektivitas penggunaan e-demokrasi akan tetapi karena besarnya wilayah yang harus diteliti kami kemudian mengerucutkan pembahasan e-demokrasi di Kampung Cyber. E-demokrasi yang kami maksud berkaitan dengan pola demokrasi di media internet yang kemudian kami lihat dapat dijadikan sebagai percontohan integrasi demokrasi (penggabungan implementasi demokrasi di internet dengan demokrasi konvensional).

 

Setelah lolos dalam tahap penjurian proposal (disaring menjadi 10 besar), mulai 26 Januari 2012 kami melakukan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi untuk pengumpulan data. Proses ini kami lakukan selama satu bulan. Kami menemukan banyak hal menarik, mulai dari demokrasi yang dapat berjalan dalam situasi informal hingga penggunaan internet yang ternyata mampu menjaga komitmen warga dalam mewujudkan diskusi di dua ruang (internet dan interaksi tatap muka). Sebagai sebuah masyarakat yang dekat dengan kultur feodal yang cenderung maskulin dan mementingkan jarak antara orang tua dan pemuda, kami menemukan bahwa Kampung Cyber RT 36 mampu mengakomodasi semua suara. Jarak antar gender (laki-laki-perempuan) dan juga jarak antar kelompok umur ternyata sudah tereduksi dengan nilai-nilai kedekatan relasi (guyub rukun) sehingga memungkinkan terjadinya diskusi-diskusi di segala situasi dari semua kalangan.

 

Hal lain yang menarik dari demokrasi di Kampung Cyber adalah tentang internalisasi topik demokrasi. Topik-topik yang diangkat dalam diskusi-diskusi yang ada lebih banyak pada topik-topik internal dalam rangka pencapaian spirit kesejahteraan bersama. Penggunaan topik-topik internal ini tentu saja semakin memperkuat nilai kegotongroyongan warga, baik dalam diskusi maupun dalam mewujudkan hasil diskusi tersebut, sehingga pertimbangan-pertimbangan dari berbagai kalangan dapat diakomodasi demi perwujudan spirit kesjahteraan bersama tadi. Hal inilah yang sempat terlewat dalam laporan penelitian kami dan baru kami sadari ketika juri (saat presentasi) mempertanyakan topik-topik yang muncul dalam demokrasi di Kampung Cyber, baik di media interenet atau dalam diskusi tatap muka.

 

Keterbatasan waktu membuat proses transkrip wawancara, pengkategorian dan analisis data dilaksanakan dengan terburu-buru. Bahkan, kami hanya melakukannya dalam satu hari. Ini sebenarnya adalah kesalahan kami dalam pengaturan waktu penelitian, tapi nasi sudah menjadi bubur, kami tidak mempunyai banyak waktu lagi. Akhirnya tanggal 25 Februari 2012 hasil penelitian kami yang masih banyak kekurangannya harus kami kirim (karena tanggal tersebut adalah deadline pengumpulan) ke panitia. Rangkaian acara selanjutnya adalah berangkat ke Jakarta untuk presentasi hasil penelitian.

 

Tanggal 7 Maret kami presentasi di depan 3 juri, Mas Juli dari Kompas, Mbak Vida dari Indo Pacific dan Mas Pahala dari Nielsen. Kekurangan kami paling banyak terletak pada laporan hasil penelitian dan juga video hasil penelitian. Akan tetapi kami masih bersyukur karena tanggal 9 Maret pukul 20.00, MC Awarding Night Pekan Komunikasi UI 2012 mengumumkan kami sebagai juara ke III di kategori Popular Research Competition.

 

Terimakasih warga Kampung Cyber yang sudah ramah kepada kami. Terimakasih atas pengalaman kurang lebih satu bulan, kami banyak belajar dari warga. Maaf sekali belum bisa menyabet juara I, semoga di lain waktu kami bisa membawa Kampung Cyber ke kancah kompetisi lagi. Salam Semangat untuk semua warga J)

Sidhi, Teteph, Rikang, FISIP, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Oya maaf khusus untuk mas Koko, dari Antonius jadi andreas. Haha J)

 
 
 
Berita 36
Chating
Web Counter