RT36 RW09 KELURAHAN PATEHAN KECAMATAN KRATON YOGYAKARTA
 
 
Kolom Kita

Total: 25
 
  1    2    3  

1. Kenangan tak terlupakan disapa pak Walikota Jogja
Pak Herry Zudianto itu memang unik, di antara walikota yang pernah menjabat di Jogja, hanya beliau yang pernah menyapa saya. Karena itu saya ge-er, dan karena beliau akan segera mengakhiri masa pemerintahannya ada baiknya saya bagikan pengalaman itu. Siapa tahu menjadi inspirasi. Kurang lebih lima tahun yang lalu, saya menerima surat via pos dengan kop surat pemkot Jogjakarta. Pengirimnya adalah pak .. [baca selengkapnya]


2. Kau bukan temanku!
Salah satu indikator kesejahteraan anak usia dini (0-8 tahun) adalah mempunyai teman, paling tidak seorang saja. Indikator ini menerangkan perkembangan sosial-emosional anak, terutama kemampuan interaksi sosial anak-anak di lingkungannya. Namun jika anak tidak mendapat teman di lingkungannya, mungkin perlu pula melihat bagaimana pola hubungan kekuasaan antara anak itu dengan orang lain sebayanya. Seorang anak bisa .. [baca selengkapnya]


3. Saya mau bercerai...!
Saya mau bercerai. Titik. Meski dia sekarang sudah rutin mengirim nafkah untuk anak, tapi hati saya sudah mati. Pernyataan seorang kawan di suatu pagi. Saya tidak mencoba menentangnya, bahkan saya merasa tidak perlu membacanya ketika dia menyodorkan tiga lembar alasan tertulis untuk gugatannya terhadap suaminya. Kalau dia sudah memutuskan, mengapa saya harus mencegahnya? Siapa yang tahu mana yang lebih baik baginya? Saya .. [baca selengkapnya]


4. Public Goods Di Pundak Perempuan PKK
Kewajiban negara untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat semua adalah mengadakan public goods. Ini semacam pelayanan dasar untuk masyarakat umum di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi.  Idealnya, rakyat yang tidak mampu dapat hidup layak karena public goods cukup memenuhi sesuai kebutuhan mereka. Masalahnya, di negeri ini public goods secara kuantitas dan kualitas kurang sebanding dengan kebutuhan rakyat. .. [baca selengkapnya]


5. Gak rugi memberdayakan anak perempuan!
Adalah Ika (19), pemudi Indonesia, memecah rekor pertama kalinya bicara dalam forum UNCSW (United Nation Commission on Status of Women) memberikan kesaksian tentang kekerasan yang dialami anak-anak perempuan sebayanya. Ika yang sejak SMP telah bergabung dalam ormas KPI (Koalisi Perempuan Indonesia) terlibat aktif dalam pendampingan komunitas anak perempuan yang rentan. Salah satu yang ditemuinya adalah Rosa. Rosa dipungut oleh sebuah keluarga sederhana. .. [baca selengkapnya]


6. Susahnya menanam pohon
Obralan bibit pohon trembesi yang dipromosikan untuk meredam emisi karbon ternyata kurang laku rupanya. Salah satu tindak lanjut mengurangi global warming dengan menanam pohon secara besar-besaran menghadapi kendala tempat penanaman. Idealnya, konon, trembesi ditanam di pinggir jalan raya sehingga polusi dari kendaraan bermotor langsung terserap, sekaligus kanopi trembesi yang seperti payung akan meneduhkan jalan-jalan itu. .. [baca selengkapnya]


7. Anak dan bullying: ayo becermin
Setelah didesak berkali-kali akhirnya anak saya (laki-laki, 7 tahun) waktu itu mengakui bahwa bilur-bilur di kakinya karena ditendang temannya sekelas. Agak panas juga hati saya mendapati anak menjadi korban bullying. Tetapi yang lebih menarik perhatian saya adalah alasan dia tidak mau mengaku; apakah dia takut? Saya: Kenapa nggak bilang? Anak: Nggak pa-pa S: Kamu tidak ingin membalas ketika ditendang? A: .. [baca selengkapnya]


8. Pelangi Di Ujung Wailiti
Wailiti adalah sebuah desa di Kabupten Sikka, posisinya ada di pinggir laut Flores pada sisi yang tepat bersebrangan dengan Makassar. Suatu pagi yang indah, dari dek resort tempat kami menginap, saya melihat pelangi yang satu kakinya masuk desa ini. Kehadiran pelangi seolah memberitahukan kalau cuaca akan kembali cerah setelah beberapa hari sebelumnya hujan dan angin menerpa daerah itu. Menginjak Flores pertama kali .. [baca selengkapnya]


9. Malu-ku Untuk Yang Satu Ini!
Cuapek rasanya … Untuk satu hal ini, saya sering malu jadi orang Indonesia: kebiasaan orang Indonesia ngobrol sendiri ketika dalam forum. Semakin banyak peserta yang hadir di forum, semakin ramai “diskusi-diskusi swasta” menggema. Diskusi utama jelas tersaingi. Bunyi ringtone hape yang macam-macam juga menambah hiruk pikuknya suasana forum.  Ini forum diskusi atau apa… memalukan! Saya pernah menjadi pembicara di dalam negeri dan .. [baca selengkapnya]


10. Mencari Setitik Susu Di Belanga Nila
Gayus itu mungkin setitik dari nila sebelanga keadaan Indonesia. Namun ada juga setitik susu di kantor pajak. Dua tahun lalu saya terkejut senang ketika membuat NPWP karena prosesnya cepat sekali, dan gratis lagi. Ketika memperpanjang paspor saya juga terkejut senang karena murah dan lebih cepat dari lima tahun yang lalu. Semoga ada titik-titik susu di tempat lain yang menyucikan wajah pemerintah .. [baca selengkapnya]


11. Pembangunan Ini Tidak Dapat Dititipkan
Timnas Garuda seperti tempat titipan; titipan harapan dan titipan frustrasi bangsa Indonesia. Betapa tingginya mimpi kita menjadi bangsa yang maju dan dihargai bangsa lain, sehingga ketika Timnas Garuda mampu mengalahkan timnas-timnas negara lain seolah mimpi kita telah menjadi kenyataan. Timnas juga ketitipan frustrasi kita menghadapi Malaysia yang seringkali kita anggap bersalah terhadap bangsa Indonesia. Kita sempat berharap Timnas akan membalaskan dendam .. [baca selengkapnya]


12. Indonesia Itu Surga, Tapi Kok Miskin?
Indonesia itu konon surga. Tapi kok miskin? Kontradiksi ini sedikit terjawab di diskusi Seminar Free Trade minggu lalu. Narasumber dari Taiwan mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negerinya yang relatif maju di banding Indonesia karena rakyat memiliki sense of crises yang tinggi. Mereka memaklumi  senjata Cina Daratan yang selalu diarahkan ke pulau kecil tempat mereka tinggal. Rasa tidak aman dan tidak diterima secara .. [baca selengkapnya]

 
 
Berita 36
Chating
Web Counter